You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Siang dan Malam Hari Jabodetabek di Guyur Hujan
photo Ilustrasi - Beritajakarta.id

Siang dan Malam Hari Jabodetabek akan Hujan

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi kawasan Jakarta, Bogor Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) akan diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga lebat pada siang dan malam hari.

Pagi hari umumnya berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Bogor dan Tangerang

"Pagi hari umumnya berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Bogor dan Tangerang," 

kata Hary T Djatmiko, Kepala Bagian Hubungan Masyarakat (Humas) BMKG, Selasa (8/11).

Jakarta Berpotensi Hujan Pada Siang Hari

Sedangkan antara siang dan sore hari, potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Pusat, Jakarta Utara serta Jakarta Barat. Dan potensi hujan lebat di Jakarta Selatan, Depok, Tangerang, Jakarta Timur, Bogor juga Bekasi.

Sementara pada malam hari berawan dan potensi hujan ringan hingga sedang di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Barat, Tangerang, Depok dan Bogor.

"Dini hari berawan dan potensi hujan ringan di Kepulauan Seribu, Jakarta Utara dan Tangerang," tandasnya.

Sementara itu, suhu udara di Jakarta mencapai 23-33 derajat celsius dengan kelembaban udara 60-95 persen dan kecepatan angin Timur Laut-Barat Daya, 05-25 kilometer per jam.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye12954 personDessy Suciati
  2. Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

    access_time14-08-2026 remove_red_eye1584 personFakhrizal Fakhri
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1573 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1508 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye1163 personBudhi Firmansyah Surapati